Cewek Nembak Cowok, Gini Endingnya

By Farichatuljannah - 12:51 PM

Dulu aku punya teman sekosan yang lumayan pinter secara akademik, aslinya juga cantik. Dia suka dengan teman lelakinya yang selama ini sudah dekat dengannya. Sebutlah nama mereka adalah Nanik dan Beni.

Nanik dan Beni ini sudah soulmate banget. Nanik sudah lama menunggu Beni menyatakan cinta tapi tak pernah kunjung tiba. Bahkan Beni juga tidak memacari perempuan manapun. Nanik pun sudah dilamar puluhan pria, ia tolak karena menunggu Beni. Pantaslah Nanik berharap bahwa Beni akan mencintainya.

Karena terlalu lama menunggu tanpa kepastian akhirnya Nanikpun menyatakan cintanya terlebih dahulu. Dan apakah Beni menerimanya? TIDAK! Karena mereka sudah cukup dekat bicaralah mereka dengan jujur.

Nanik menanyakan alasannya Beni menolak cintanya. Cukup gubrak sih... Tapi realitanya seperti itu. Beni menolak, karena Beni ingin punya istri yang cantik. Bisa ia ajak pindah ke daerah kerjanya dan menerima apa adanya.

Oke fix.. sebagai perempuan dan teman Nanik aku paham, Nanik memang cara bicaranya kurang asik, suka bikin bete kadang-kadang. Sebagai perempuan yang juga sudah punya calon suami (saat itu) aku paham apa yang diinginkan Beni. Hahha Nanik memang cukup berantakan dan payah untuk dijadikan seorang pacar.

Untungnya sih pernyataan cinta itu tak membuat mereka kemudian renggang. Biasa saja, mereka masih saling komunikasi dan saling minta bantuan jika perlu. Nah ini kesempatan!

Lalu aku iseng kasih Nanik masukan dan saran sebagai seorang teman. Agar Nanik memperbaiki dirinya siapa tau kemudian Beni bersedia menerimanya.


Ganti Foto Profil
Mulai dari foto profil sosmednya yang gak pernah jelas gambarnya apa, aku saranin dia ganti dengan foto profil yang menggambarkan jatidirinya. Seperti foto saat ia sedang berkegiatan jadi speaker di kampus. Foto dia yang cantik dan rapi serta tersenyum yang cerah.

Atau bisa pasang foto profilnya yang sedang berkegiatan sosial. Kan memang asli kegiatan positif Nanik lumayan banyak. 

Status Positif
Aku juga saranin untuk mulai berhenti membuat status di semua sosmednya yang berbau mengeluh, mengasihani diri sendiri, mengumpat, berkata kasar, berkata menyakiti orang lain dll dan mengganti dengan status status jatidirinya. Misal info aktifitas ia dan manfaatnya. Ya yang bermanfaat pokoknya.

Berpenampilan Rapi
Lalu aku juga mulai ajak dia untuk berpenampilan lebih rapi, wangi dan lebih anggun . Karena meski aslinya dia cantik tapi penampilannya rada ngawur. Kadang pakai kerudung asal-asalan, pakai rok juga nyeret-nyeret tanah. 

Parahnya lagi kadang karena semalaman lembur, pagi tergesa-gesa berangkat dan terpaksa gak mandi. Ampun daaaahhhhhhhhh...

Bersikap Baik, Elegan dan Positif
Aku juga mulai ajari dia bersikap menjadi perempuan yang elegan. Seperti saat berbicara dengan lawan bicara jangan maunya menang sendiri. Kalau ngobrol itu ya dua arah, bukan dia saja tapi kasih kesempatan lawan bicara.

Juga aku saranin dia agar saat makan tidak bersuara. Duh bisa ilfeel banget. Susah sih tapi kalau dibiasain insyaallah bisa.

Aku juga mulai ajari dia merias diri sampai membersihkan kuku dan mewarnai kukunya dengan hena. Mengganti sepatunya dengan yang lebih cerah dan cara dia membawa diri.

Jadilah Cewek yang Asik
Nah, ini yang benar-benar aku tekankan padanya. Kamu boleh sepandai apapun tapi, laki-laki manapun gak mau dianggap lebih rendah dari perempuan. Hargai laki-laki jangan sampai bicaramu, tutur katamu membuat laki-laki merasa rendah. Tanpa kamu merendahkan diri.

Jadilah teman diskusi yang asik, teman bercanda yang asik. Gak yang dikit-dikit keluar kata-kata kasar begitu kalah. Ingat! Laki-laki tidak suka perempuan yang besar mulutnya (banyak bicara) dan kasar perkatannya. 
Kadang banyak perempuan yang tampil sok asik, padahal aslinya malah bikin cowok illfeel. Tampil sok pinter tapi malah keliatan dibuat-buat. Tampil sok hebat padahal, apa sihhhh diaaaa.... Tampil dicantik-cantikin malah ya gitu deh...

Dan Semua Itu Harus Dari Dalam Hati
Nah, agar semua perbaikan diri itu tidaklah hanya sebagai drama, akting untuk menarik perhatian, lalu akan hilang, maka semua itu harus dilakukan dari dalam hati. Munculkan niat dari dalam hati untuk memulai berbuat positif.

Percayalah, orang baik akan dapat orang yang baik pula.

Hasilnya?
Semua dilakukan Nanik sambil terus berdoa. Dan tau apa hasilnya. Beni memuji disetiap perubahan positif dari Nanik. Meski tidak ada penyataan cinta atau pertambakan cinta dari Beni hahahaha di suatu hari Beni mengajak Nanik bertemu dengan Ibunya Beni. Wow betapa terkejutnya Nanik. Dan kisah itu berlanjut ke pelaminan.







*Ini adalah kisah nyata teman se kos aku. Aku ceritakan kembali ke blog agar menginspirasi teman-teman cewek yang mungkin punya resolusi segera menikah di tahun 2017 tapi jantung hati tak kunjung datang.

  • Share:

You Might Also Like

12 comments

  1. aku juga pernah nembak cowok dulu pas jaman kuliah hahaha
    gak maslah yang mau nyatain sopo duluan kalau jodoh g bakal kemana *eaaaaaaaa wkwk

    ReplyDelete
  2. Aku pribadi ga pernah mau nembak duluan :p. Tp dulu punya temen yg slalu aja nembak co nya duluan. Seingetku 3x pacaran, 3x jg dia nyatain duluan. Untungnya mbak 3-3 nya nerima wkwkwkkwkw... Tp ada 1 yg kemudian putusnya ga baik.. Malah jd perang di sosmed.. Duuuh aku yg jd temennya rada malu bacanya...

    ReplyDelete
  3. Aku pernah suka sm cwo dan skrgpun masih suka mba Icha, sayang seprtinya dia gk suka. Setelah 6thn aku ketemu dia lagi dan itu berhasil buat aku nangis bombay seminggu. Ahh curhat jadiny

    ReplyDelete
  4. kisah buat para lajang y mba untuk perbaiki diri y mba :) nice sharing

    ReplyDelete
  5. He he he..dijaman modern ini wajar wajar ajalah cewek nembak duluan :) asal ada nyali aja.

    ReplyDelete
  6. mbaak, serius. aku ga nyangka endingnya. woww, super happy ending XD

    ReplyDelete
  7. Jaman skrg cewek nembak cowo knpa gak ya mba icha hehehe

    ReplyDelete
  8. Wah patut di coba mbak icha tp mslhnya ga bisa ngungkapin perasaan #sedih

    ReplyDelete
  9. Nanik beruntung bgt punya teman seperti mbak😊 kuncinya harus terus memperbaiki diri ya

    ReplyDelete

Silakan komentar