Kini Pegadaianlah Sahabat Setiaku Di Kala Susah dan Senang

By Farichatuljannah - 2:19 PM


Aku adalah tipe orang yang anti hutang. Apalagi bergaya dari hutang, no no no. Pokoknya kalau sampai hutang duh malunya nggak ketulungan. Mending aku menahan lapar dari pada hutang. Atau kalau dulu jaman aku masih jadi anak kos, aku akal-akalin aja beli menu makanan yang murah meriah nasi tahu tempe aja atau bahkan makan mie instan aja sampai kira-kira ada uang lagi. Ha ha ha ha jangan ditiru ya itu jaman-jaman jahiliyah kok hehehe.



Sampai aku bisa kerja dan menghasilkan uang sendiri aku berusaha semaksimal mungkin memanage keuangan jangan sampai kehabisan. Hingga suatu saat aku menikah dan resign dari pekerjaan. Duh rasanya njeglek banget, meski setelah menikah semua keperluan ditanggung suami, tapi biasa punya penghasilan sendiri terus nggak ada itu sesuatu banget.

Nah, kehidupan rumah tangga kan tak selalu mulus. Suatu saat aku harus pulang kampung untuk bancaan memperingati 1 tahun Almarhum Bapak. Tapi kebetulan keuangan suami lagi menipis, jadi hanya bisa beli tiket pulang kampung dan uang saku 100 ribu. What?! 100 ribu nyampe mana bang huhuhuhu….

Semalaman suntuk aku berfikir, bagaimana caranya besok aku pulang bisa bawa uang paling nggak buat perjalanan. Terus, masa iya aku juga nggak kasih uang ibu buat keperluan bancaan. Duh… Pusing tujuh keliling.

Tapi kemudian aku teringat teman kuliahku dulu yang sering menggadaikan laptopnya saat enggak punya uang. Ya, dia beli laptop bagus tapi kalau lagi enggak punya uang atau kehabisan uang laptopnya digadai. Kalau dia dapat uang lagi, laptopnya ditebus lagi. Aha! Akupun jadi punya harapan, tapi tunggu…

Cari Tau Apa Saja yang Bisa di Gadai?
Lantas, aku mau gadai apa? Laptop aku kan kecil dan tipenya sudah lama, memang laku di gadai?? Akupun kemudian mencari tau apa saja yang bisa di gadai di pegadaian. Capcus langsung saja aku buka website resmi Pegadaian  www.pegadaian.co.id untuk mendapatkan infonya.

Ternyata cukup banyak yang bisa digadaikan di pegadaian. Seperti Perhiasan emas, emas batangan, mobil, sepeda motor, laptop, handphone, dan barang elektronik lainnya.Syaratnya juga mudah, hanya fotocopy KTP atau identitas resmi lainnya . Menyerahkan barang jaminan. Untuk kendaraan bermotor membawa BPKB dan STNK Asli . Nasabah menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK) 
 
Setelah tau barang-barang apa saja yang bisa digadaikan ke pegadaian, akupun mulai memikirkan kira-kira apa yang akan digadaikan yah? Motor? Ah gak mungkin, motor sudah mulai tua. Laptop?? Aaaa tidak ini satu-satunya alatku bekerja. Smartphone?? Jangan, lebih baik gadai dompet dari pada smartphoneku tapi dompet gak laku digadai ya hehehee. Akhirnya pilihan jatuh ke emas yang ada ditubuhku #eaaaa….

Akhirnya Gadai Cincin
Karena kebutuhanku tidak sampai banyak jutaan atau puluhan juta ya sekitar 500-600 sajalah yang penting pulang kampung enggak sempit banget keuangan. Akhirnya aku gadaikan cincin yang ada di jari manis kiriku. Cincin hadiah suamiku sebelum kami menikah dulu. Setelah merayu penuh drama, meski berat akhirnya suami mengijinkan aku gadai cincin hadiah darinya.

Akupun dengan langkah mantap pergi ke pegadaian. Kebetulan aku pergi lumayan pagi jadi antrian baru satu saja, jadi aku tak menunggu lama. Akupun jelaskan niatu ingin gadai cincin, lalu aku diberi satu lembar kertas berisi formulir yang harus di isi. Setelah diisi aku menyerahkan kembali ke loket beserta KTP.

Tak ada satu menit, petugas loketnya memanggil namaku. Dan aku menyerahkan cicncinku. Lalu tak lama kemudian bapaknya menjelaskan taksirannya sekian dan mau ambil berapa?? Akupun ambil 600.000.

 
Tak lama kemudian pegawai loket pegadaian memanggil namaku. Memintaku tanda tangan untuk beberapa struk nota. Aih berasa apa aja tanda tangan banyak kwkwkkw. Trus karena waktu itu aku nggak bawa duit sama sekali (hikzzz sedih banget ya) jadi biaya administrasi 8000 aku minta dipotong saja dari uang pinjamanku.

Jadi uang pinjaman yang aku terima 600.000 dan di potong administrasi 8000 jadi uang bersih yang aku terima 592.000. Aku gadai tanggal 25 Februari 2016 dan tanggal pelunasannya 7 Juni 2016. Dan bunganya karena aku terima uangnya 600 ribu jadi bunganya per 15 hari adalah  1.150 % x 600.000. 

Lumayanlah ya yang penting aku nggak hutang dengan tetangga saudara atau siapapun. Dan ketika menerima hasil gadai untuk keperluan yang mendesak itu rasanya… bagaikan lagi puasa terus berbuka dengan es kepala muda duh segaaaaaar nyaaaaaaa….


Nah, kan senyumnya lebar pegang uang merah-merah. Manyun semalaman lenyap, masalah terpecahkan pegadaian solusinya. Aku bisa pulang kampung dengan Happy dan balik lagi dengan tenang.


Berapa Ya Kira-kira Biaya Sewa Modal?

Sebelum jatuh tempo aku usahakan bisa segera menebusnya. Sebenarnya dicicil bisa sih perbulan atau mingguan atau harian. Tapi karena banyak keperluan aku gak cicil mau langsung tebus aja.


Tapi, hati bertanya-tanya berapa ya bayarnya nanti mahal enggak. Meskpun dah dikasih tau tarif sewa modal pegadaiannya, tetep aja aku pusing ngitung kwkwkwkw nih seperti ini nih sewa modal pegadaian KCA.


Mau pergi ke pegadaian tanya berapa malu. Habis bapak pegawai di pegadaian baik banget. Sabar banget kalau aku tanya apa-apa pasti dijawab dengan ramah. Bapak satpamnya juga bersedia membantu para nasabah yang datang. Membantu keperluannya apa. Kalau misal mau gadai ya pak satpam kasih formulirnya dulu biar lebih cepat nantinya. Kalau mau tebus ya nanti di antrikan notanya. Pokoknya di pegadaian ini kita nyaman di hormati banget. Meski kalau gadai itu ibaranya kita ngutang, tapi kesan ngutang itu nggak ada sama sekali.

Ups.. malah curhat. Ya pokoknya nggak malu sama sekalilah ke pegadaian itu. Nah lagi hahhaa. Okelah jadi karena faktor males jalan aja ke pegadaian aku cari cara supaya tau berapa duit yang harus aku sediakan untuk menebus cincinku.

Akhirnya aku menemukan aplikasi Sahabat Pegadaian yang bisa di download di Play Store. Nah di aplikasi Sahabat pegadaian ini kalau sudah pernah ke pegadaian kan punya nomor tu langsung aja buat akun dan log in dengan itu. 

Dengan aplikasi Sahabat Pegadaian kita bisa melakukan apa saja seputar pegadaian. Seperti mengecek harga jual dan beli emas. Cari tau apa yang sedang promo, cari tau produk-produk pegadaian apa saja, cari tau alamat cabang pegadaian terdekat juga bisa. Dan yang aku lakukan adalah cek simulasi  produk juga bisa.

Jadi aku cek berapa sewa modal yang harus aku bayar saat menebus cincin bisa aku cek dengan aplikasi Sahabat Pegadaian ini. 

Saatnya Menebus Cincin
Well karena aku dah cek dengan aplikasi Sahabat Pegadaian berapa biaya yang harus ku bayar, aku pun mulai tenang. Datang ke pegadaian dengan membawa segepok uang yang dibutuhkan. Eh ternyata nyampe sana gak bisa ambil cincinya langsung. Harus konfirmasi sehari sebelumnya. Biar barangnya disiapin gitu. Ah aku baru tau yaudah gak papa lah yah.

Lalu ke esokan harinya aku datang lagi dan cincin sudah bisa ku ambil dengan membayar uang pinjaman plus sewa modalya. Dan jeng jenggggggg ternyata yang di aplikasiku dan kenyataan akurat! Sama persis.


Nah, kan lihat saja. Aku cek di aplikasi Sahabat Pegadaian total yang harus ku bayar adalah Rp.648.300 dan di struk pelunasan juga Rp.648.300. Yeaaaahhh sama kan. Jadi kalau kamu mau gadai bisa cek simulasi dulu.

Punya Uang Menabung 5000 di Pegadaian Bisa Jadi Emas.
Saat aku hendak beranjak setelah transaksi selesai Pak Pegawai pegadaian menawariku bahwa di pegadaian menabung muai 5000 bisa jadi emas loh. Dan akupun teringat saat mengikuti Road Blog Jakarta beberapa waktu lalu.

Ada perwakilan dari Pegadaian yang memberikan kita wawasan dalam acara Road Blog Jakarta, bahwa ternyata pegadaian enggak cuma sekedar untuk menggadaikan saja. 



Selain GADAI yang memberikan pinjaman masyarakat dengan perikatan hukum gadai secara konvensional dan syariah. Kemudian MIKRO, memberikan pinjaman usaha mikro kecil dengan jaminan yang diikuti melalui hukum fidusia secara konvensional dan syariah.

Nah yang paling menarik dan mudah dijalani siapapun adalah EMAS. Perdagangan dan pembiayaan emas untuk tujuan investasi dan tabungan emas secara retail. Serta aneka jasa transaksi seperti jasa remitasi, payment point dan lain-lain.

Nah, kadang kita uang di rumah seribu dua ribu dua lembar tak ada artinya bahkan berserakan begitu aja di atas meja atau atas almari kulkas. Nah mulai sekarang uang dengan nominal 5000 bisa jadi emas loh ternyata.

Jadi, Tabungan Emas ini adalah layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan dengan harga yang terjangkau. Layanan ini memberikan kemudahan kepada siapa saja masyarakat untuk berinvestasi emas.

Wah asik banget loh ternyata. Hanya dengan Mengisi formulir pembukaan rekening serta membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5.000,- dan biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp. 30.000 kita bisa mulai berinvestasi emas. 


Uang 5000 yang kita kumpulkan bisa setiap hari setiap dua hari sekali atau sebulan sekali ini lama-lama jika jumlahnya sudah banyak bisa digunakan untuk membeli emas. Misalnya jika ingin membeli 1 gram, maka harganya adalah Rp. 548.000 ( atau sesuai harga pada saat membeli).

Kalau semakin lama semakin banyak maka emas kita nambah pula jadi satu gram dua gram tiga gram dan seterusnya. Kalau sudah banyak seperti ini, saat kita butuh uang tunai, saldo titipan emas kita bisa dijual kembali (buyback) ke Pegadaian dengan minimal penjualan 1 gram dan kita dapat menerima uang tunai sebesar Rp. 527.000 atau sesuai harga emas pergram saat itu.

Wah, wah asik ya. Asiknya lagi kalau saldo emas kita tidak terpakai dan sudah banyak ingin kita cetak menjadi emas batangan bisa juga. Caranya gampang tinggal melakukan order cetak dengan pilihan keping (5gr, 10gr, 25gr, 50gr, dan 100gr) dengan membayar biaya cetak sesuai dengan kepingan yang dipilih aja.

Wow! Wow! Wow! Ternyata kita bisa berinvestasi hanya dari uang 5000
Hanya berawal dari pengalaman pertama gadai cincin, kini aku jadi tau jalan keluar atas semua masalah. Baik saat enggak punya duit atau lagi punya duit meskipun sedikit bisa kita investasikan emas ke pegadaian.

Sekarang, aku kalau punya masalah keuangan lebih baik ke pegadaian dari pada hutang ke orang jadi beban, malah-malah bisa jadi omongan. Kalau di pegadaian kan aman. Kalau sampai jatuh tempo enggak bisa bayar juga di perpanjang bisa. 

Pokokmen hehehe kini Pegadaian adalah sahabatku dikala susah maupun senang.

Terimakasih pegadaian telah menjadi solusi masalahku tanpa masalah baru :D 





  • Share:

You Might Also Like

12 comments

  1. Selama ini belum pernah ke pegadaian gan, tapi dengan artikel ini saya jadi lebih tau gimana caranya bergadai :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sama sama... itu juga pertama kalinya aku ke pegadaian dan skrg kalau kesulitan apa apa larinya ke pegadaian... pgn invest juga enak di pegadaian aman krn dia cabangnya banyak dan milik pemerintah

      Delete
  2. makasih baru ngerti aku tentang penggadaian :)

    ReplyDelete
  3. Oh ternyata begitu ya mbak sistem dan caranya baru mengerti saya, maklum mbak soalnya saya belum pernah sekalipun menginjakan kaki atau sampai masuk ke penggadaian karena saya belum mengerti apapun tentang penggagadaian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kang....cobalah ke pegadaian gak mesti gadai kok investasi emas dg nabung 5000 an juga bisa... knr pegadaian sahabat rakyat

      Delete
  4. Akupun kadang suka mengunjungi pegadaian, lho. Etapi, sekarang aku udah ada tabungan emas doonngg :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuhuuu betulll... aldy pasti nabung emas buat calon istri yak eaaaaa hehehheh

      Delete
  5. Enaknya kalau di pegadaian, kalau belum bisa bayar cicilan bisa diperpanjang dan cuma bayar bunga pokoknya. Gak enaknya, lama kelamaan bunganya berasa gede hehehehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa tapi dari pada utang ke renternir atau itang ke orang.... di pegadaian mah itu bukan bunga tapi sewa modal... jd win win solusion... kita mudah dikasih pinjam modal

      Delete
  6. Aku ke Pegadaian pertama kali pas ambilin tabungan emasnya mbak Mubarika hehehe

    ReplyDelete
  7. Uraiannya lengkap mb
    Aku suka penempatan foto dan artikelnya
    Pas di mata
    Sekalian ada ilustrasi gambar jadi tambah memudahkan yang pengen transaksi di pegadaian
    Kebetulan aku blom pernah ni ke pegadaian

    ReplyDelete

Silakan komentar