Sekapur Sirih

By Farichatuljannah - 1:27 PM


SEKAPUR SIRIH

Tiga tahun yang pernah eksis dalam video kehidupan kami menampilkan layar memory yang bertutur tentang sepenggalan kisah anak-anak manusia, menyisakan dilatasi rasa dan warna yang terwakili gelak tawa, tangis, haru dan bimbang. Hidup kami bukanlah arsip tragedi, bukan pula bait-bait puisi, tapi literatur mimpi dan memori yang tak lelah berlari, mengejar jawab yang berarti dalam usia hari yang tak pasti.

Sayangnya, jawaban adalah milik hari esok, sebuah mimpi yang mengadopsi nama cita-cita, sedang yang nyata di genggaman kita sekarang hanyalah hari ini. Sehingga kami harus menyeimbangkan neraca idealisme dengan realita dan menjemput cita-cita dari alam maya ke dunia nyata. Dan mimpi takkan menjadi kenyataan bila tak tergerak untuk mewujudkannya.

MAKN......

Disinilah kami berjabat tangan dengan sebuah komunitas eksklusif, mencoba melukis corak warna dunia kami, mengakrabi hari-hari dalam cita, rasa dan karsa, membebaskan wacana yang tlah lama terpasung, berkenalan dengan dengan arti suatu tanggungjawab dan menyadari bahwa makna hidup tak sekedar menghembuskan nafas, tapi berpacu dengan cemeti hari tuk menggoreskan harga tiap detik demi sebuah kata bernama masa depan.

Puluhan musim telah menyapa, berlari bersama jutaan iklim yang mau tak mau harus kami lewati, meski langkah kaki terantuk kabut, hujan badai dan terik. Inilah kami, si naif yang mencoba menyapa dunia dengan gaya kami, meski alam tak selamanya ramah. Namun kami terus mendaki diatas tebing keyakinan bahwa badai pasti berlalu.

Finally....tanx!!! coz disinilah kami temukan pisi kehidupan yang paling bermakna, dimana rumah kita tak hany butuh berlantai cinta, tapi juga beratap saling percaya. Dan keluarga tak hanya mereka yang menyambut kita dirumah tapi juga yang bahagia dengan tawa kita dan hadir dikala kesedihan tak lagi mampu diberi nam.

Kala kelingking saling bertaut satu sama lain terlafadzkan ikrar agar potret kami tetap abadi dalam satu ikatan keluarga. Meski raga bertebaran menjadi noktah-noktah mikro diatas bumi-Nya. Inilah literatur perjalanan kami yang tintanya takkan pernah kering dan penat berkisah tentang derap langkah generasi penuh sensasi ”GLETZHY ALLIGATOR” .

GLETZHY ”At d’ gate of future”

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Silakan komentar